I STILL MAD OF YOU MY EX LEADER

Kalau bicara siapa cowo brengsek di dunia, kebanyak wanita akan menjawab MANTANNYA PACARNYA. Yap, ada benernya juga. Tapi selama hampir duapuluh tahun gue hidup ada dua orang cowo paling ngeselin dalam hidup gue.

Pertama, pacarnya (atau sekarang mantanya [bodo amat]) ex sahabat gue yang turun derajat jadi sekedar temen gue. Cowo yang udah dewasa pada saat itu ngadepin cewe ABG labil (gue saat itu) harusnya kan woles yah. Dia engga. Gue punya masalah yang berakhir gue sendiri yang beresin tapi tiba-tiba tuh cowonya temen gue marah-marahin gue, DI FACEBOOK. haha.. ngedamprat ABG labil di FB. Kurang hina apalagi tuh orang. Itu kalo diceritain panjang. Intinya dia ikut campur masalah cewenya yang masih ABG labil sama temen-temenya (mampus lo gue bawa sekelas) terus dia ngata-ngatain di media sosial biar dibilang ngebelain cewenya dan.... karena waktu itu cewenya masih sahabat baik (gue anggep ade) cewenya belain gue. Sebagai ABG labil waktu itu gue seneng lah.

Yang kedua dan yang paling gue benci sama sikapnya dan membuat masa remaja gue dan beberapa temen gue terbuang sia-sia. Bisa dibilang EX LEADER gue. Nih ya, hebatnya tu orang, dia punya kharisma yang kalo Dimas Beck ada juga lewat. Tapi bukan karena ganteng, karena mukanya biasa aja tapi WIBAWAnya. Apapun yang dia ucapkan seolah benar. Sikapnya optimis banget, kalo ngomong ga ketauan boongnya, orangnya kreatif, banyak akal, pinter juga, jago ngomong, bisa diandalkan dalam berbagai bidang. Gak nyangka orang bisa dibilang se istimewa dan langka itu bisa berubah (atau emang gitu) jadi penghancur masa remaja. Kata yang tepat untuk orang itu adalah OTORITER. Kalimat yang sering terbersit diotak gue setiap inget dia adalah "BERLINDUNG DIBALIK 'SK' YANG GUE GA PERNAH LIAT". Awalnya dia bagus, bikin terobosan baru dalam organisasi, tapi semua berubah saat ego menyerang dia. Mungkin dia mendasarkan kepemimpinannya atas kebohongan buat nyelamatin sesuatu yang dia anggap sebagai 'HARGA DIRI'. Beberapa ide beliau berjalan mulus, sampai pada semua kacungnya termasuk gue mulai enek sama otoritasnya.

Yang gue inget di masa-masa peralihan jabatan, dia berlindung lagi dibalik organisasi lain biar tetep EKSIS dan terus-terusan menebar fitnah yang sebenernya ga fitnah-fitnah amat tentang LEADER gue yang baru. Bahwa sanya Leader gue yang baru tidak becus untuk menghadapi tugas berat didepan mata (emang iya sih).Sampe akhirnya gue berpisah sama dia dan gue bahagia.

Sebenci-bencinya gue sama EX LEADER gue, tapi dia pernah berbuat baik dan gue rasa atas dasar kemanusiaan dan rasa tidak enak sama gue saat gue jatuh. Tapi tetep setelah itu dia berulah lagi membuat pening kepala gue. Intinya dia selalu menyudutkan gue, menempatkan dirinya dipiramida atas, mengorbankan orang lain, dan tukang boong, dan gue jadi korban.  Makasih lo yah.

Dan itulah cowo yang bukan siapa-siapa gue yang merusak memori masa remaja gue. Mumpung gue sekarang masih teenager dan satu bulan lagi gue udah dewasa, boleh kali ini tulisan-tulisan akhir kelabilan gue.

Share:

0 komentar