Memang Ada Masanya. Jadi Biarkan Berjalan Apa Adanya

Kapan Punya Pacar? 
Pertanyaan itu membosankan. Kenapa harus punya Pacar kalo emang gak ada dari mereka yang gue inginkan?
Obrolan ini terjadi begitu aja waktu kakak gue ngata-ngatain dua taun kejombloan gue. Dan Gue jawab sekenanya " Terakhir kali gue pacaran, gagal, dan kalo gue pacaran sama orang yang kira-kira sama, buat apa?" terus kakak gue bilang "Eta artina maneh eleh ku Mantan maneh!"

Hal ini lucu sekaligus menyebalkan. Gue dan kakak gue mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda dan pandangan yang berbeda dengan laki-laki.

Gue bukan orang menganggap pacaran adalah perlombaan. Ketika hubungan kita dengan seseorang berakhir, artinya hanya dalam konteks dengan dia kita gagal. Setelah berubah status jadi mantan, habis perkara. Bukan suatu yang aneh kalo dia cepet punya pacar lagi sementara gue masih butuh waktu buat sendiri.

Gue ngerasa cukup pintar untuk menunggu. Dibuktikan dengan gebetan gue yang pada awalnya gue suka kepribadian dia sekarang setelah setahun mungkin aku bisa menemukan apa yang paling aku gak suka dari dia. Dan untungnya kami gak pacaran. (karena dia gak tau- anjing ABG banget)

Disaat satu persatu teman sudah menikah, punya anak, dan mungkin hanya sekadar pacaran. Gue sibuk membuat teori diotak gue sendiri. Gue cukup pintar juga untuk mengolah semuanya. Menggabungkan teori satu dengan teori yang lainnya.

Intinya satu. Sederhanakan apa yang kamu tidak suka dan apa yang kamu suka. Gue mau jatuh cinta untuk mengisi kehidupan, bukan membuat hidup gue menderita. Kalaupun suatu saat gue harus menderita karena cinta, gue harus pastikan pasangan gue juga melakukan hal yang sama. Dan derita itu adalah pengorbanan yang harus gue berikan sebagai bayaran kebahagiaan yang lebih besar.

Jadi sampai saat ini belum ada orang yang gue mau, dan gue pun belum mau berubah untuk orang lain itu. Bukan karena gue takut, bukan karena gue kalah, tapi karena gue terlalu menikmati hidup gue sekarang ini.

Intinya bukan gue gak mau pacaran atau menjalin hubungan baru, pasti gue akan melakukannya cepat atau lambat ketika kondisi memungkinkan. 
Jadi, Biarkan Berjalan Apa Adanya

Share:

0 komentar